CINDERELLA
YANG TERTUKAR
Pada zaman
dahulu di kerajaan BUMDA (Bumbu Dapur) tinggalah Bawang Putih dan Ibu tirinya
serta saudara tirinya yang bernama Bawang Merah.Bawang putih sangat jahat
kepada ibu tirinya dan Bawang Merah.Setiap hari mereka di suruh membersihkan
rumah tanpa henti.
Bawang
Putih : ”Merah,kerjamu
bagaimana sih gak pecus banget.Disuruh buat teh aja malah asin,kamu mau
ngeracunin aku ya? “
Bawang
Merah : “Maaf putih aku
salah ambil gula. “
Bawang
Putih : ”Ya sudah,kali
ini aku maafin,tapi lain kali gak.Cepat terusin lagi pekerjaanmu.Ibu itu masih
kotor bersihin lagi ”
Bu Minah :
“ iyha putih. ”
Pada suatu
hari Pangeran Bombay dari kerajaan Bumda mengundang semua rakyat nya untuk
berpesta di istana.Bawang Merah ingin sekali datang ke pesta itu namun Bawang Putih melarangnya.
Bawang
Merah : “Putih izinin aku
untuk ikut ke pesta ya?”
Bawang
Putih :”Euy,gak boleh di
sana itu tempat nya anak-anak gaul seperti gue.Kamu cewek kamseupay gak boleh
ikut.”
Bawang
Merah :”Tapi putih.”
Bawang
Putih :”sekali gak tetep
gak.Kamu harus bersihin seisi rumah dengan bajumu sekarang.”
Malam
harinya Bawang Putih pergi ke istana.Di rumah Bawang Merah menangis karena
tidak di perbolehkan pergi ke istana.Tiba-tiba munculah kakak peri dari bawah
tanah.
Kakak peri : “hahaha,aku bisa membantumu.”
Bawang
Merah :”ha,siapa itu dimana asal
suara itu.”
Kakak peri :”Woy aku di sini.”
Bawang
Merah :”Kamu siapa,mau apa kamu
kesini.”
Kakak peri :”Aku kakak peri tercantik seantero
jagad raya,aku disini akan membantumu pergi ke pesta.”
Bawang
Merah :”Bagaiman caranya kakak peri
,aku tidak punya gaun untuk pergi ke pesta.”
Kakak peri :”Tatap mata saya,berubah jadi
gaun….gaun….gaun….”
Bawang
Merah :”Kakak peri ini kan baju
badut bukan gaun.”
Kakak Peri :”Maaf kakak peri salah hipnotis
persediaan gaunnya sudah habis.”
Bawang
Merah :”Masak aku harus pakai baju
badut ini kakak peri.”
Setelah
Bawang Merah oergi kepesta,di sisi lain ternyata bu minah juga ingin pergi ke
pesta.Bu Minah menangis sendirian di sudut kamarnya.Tiba-tiba munculah siluman
Trasi dari liang lahat.Siluman itu membatu bu minah pergi ke pesta dengan gaun
yang indah.Bu Minah terlihat lebih muda dan cantik,namun sihir itu akan hilang
tepat pukul 12 malam.Setibanya di istana semua tamu undangan terpaku atas
kecantikan bu MInah termasuk Bawang Putih dan Bawang Merah beserta
pangeran.pangeran menghampiri bu Minah.
Pangeran :”Maukah kau berdansa denganku.”
Bu Minah :”Tentu saja.”
Pangeran
dan bu Minah berdansa sepanjang malam,namun jarum jam menunjukan pukul 12
malam,sihir itu akan hilang dan bu Minah berunbah sepeti semula.Bu Minah
langsung pergi tanpa berpamitan dengan pangeran.Bu Minah berlari keluar
istana,pangeran terus mengejar tiba-tiba
gaun bu Minah tersangkut paku dan robek.Pangeran menemukan sobekan kain dari
gaun itu.Keesokan harinya pangeran mencari siapa pemilik kain itu,dia berjanji
akan menikah dengan perempuan pemilik kain itu.Pangeran terus mencarinya di
seluruh penjuru dunia dan sampailah di rumah Bawang Mrah san Bawang Putih.
Pangeran :”Apakah kamu pemilik kain ini?”
Merah &
Putih :”ya,saya punya.”
Pangeran :”Kalau kalian pemilik kain ini
bolehkah saya melihat gaun kalian.”
Bawang
Putih dan Bawang Merah bingung setelah pangeran ingin melihat gaun
itu,Tiba-tiba bu Mina turun dari atas tangga,sembari memakai gaun tadi malam
yang di pakainya.
Bu Minah :”Apakah gaun ini yang kamu
maksud.”
Pangeran :”Iya benar ,berarti kamulah
orang yang aku cari.”
Bu Minah :”Tapi pemilik gaun ini adalah
siluman Trasi bukan aku,aku hanya di pinjami untuk memakainya di pestamu.”
Pangeran :”Si…siluman.Kok bisa tapi aku
sudah berjanji pada diriku bahwa siapapun pemilik kain ini aku akan menikahinya.Terpaksa
aku harus menikahinya walaupun dia cuma siluman Trasi,karna aku gak mau ingkar
janji & gak mau jadi pengecut.”
Merah &
Putih :”What…..apa siluman
iuuuuuwww.”
Akhirnya
pangeran & Siluman Trasi menikah,namun pernikahan mreka kurang bahagia.karena
pangeran menikah dengan siluman

ayoooo..... dong di coment... >.<
BalasHapusiye bunda..
BalasHapushehehe.. makasih atas kunjungannya :)
BalasHapus